Hutang makan di warung proyek

Beragam budaya dalam bekerja sebagai tukang bangunan yang salah satunya adalah hutang makan di warung proyek, ada yang memang gemar berhutang dan ada juga yang memang terpaksa melakukanya karena adanya keterlambatan pembayaran dari mandor, kontraktor atau pemilik bangunan yang mempekerjakan. hal ini boleh-boleh saja asalkan ada niat baik kita untuk membayarnya apabila sudah mendapat rezeki nanti. beberapa mandor juga menerapkan cara ini untuk memberikan makan gratis bagi para tukang atau memotong upahnya untuk uang makan ketika gajian. sebagai tukang bangunan tentunya kita ingin mendapatkan penghasilan yang besar dari hasil kerja kita, oleh karena itu perlu mengatur sebaik mungkin cara kita dalam berhutang ke kantin proyek ini agar tidak memberatkan di kemudian hari.

 

Tips hutang di warung proyek

  1. Membatasi keinginan untuk makan berlebih-lebihan, berlatih diri untuk mengendalikan keinginan agar biaya makan kita tidak terlalu besar, apalagi jika harus melebihi penghasilan.
  2. Adakan perjanjian dengan pemilik warung proyek bahwa kita makan dengan cara berhutang terlebih dahulu dan akan dibayar setiap tanggal sekian setiap kali gajian, hal ini untuk menghindari salah paham dengan pemilik warung agar tidak was-was kalau hutang tak terbayar.
  3. Beritahu mandor atau pimpinan tentang cara makan kita yang hutang diwarung proyek agar mereka dapat memperkirakan bagaimana cara mengantisipasi dan menyiapkan pembayaran sesuai jadwal yang telah disepakati.
  4. Buat pencatatan jumlah hutang kita lengkap dengan total yang sudah dibayar.
  5. Jangan terlalu irit untuk memperoleh sisa penghasilan besar, ingat tubuh kita juga punya hak untuk makan agar selalu sehat dan dapat diajak untuk bekerja kembali khususnya didunia bangunan.
  6. Melakukan hutang jika terpaksa saja, kalau ada uang lebih baik langsung membayarnya agar tidak menjadi beban pikiran.
  7. Wajib membayar hutang, karena setiap amal baik kita akan tetap mengambang belum dihitung di akherat sebelum hutang-hutang kita dilunasi.

 

Demikian beberapa tips yang bisa disampaikan mengenai budaya hutang diwarung proyek, semoga seluruh tukang di indonesia selalu kecukupan dalam hal ekonomi dan lancar gajianya sehingga tidak perlu hutang di kantin proyek, kalau perlu menitipkan modal kepada pemilik warung sehingga bisa mendapatkan bagi hasil keuntungan berjualan makanan di proyek.

2 thoughts on “Hutang makan di warung proyek

  1. Ayo para Tukang seluruh Indonesia mari kita bergabung untuk membentuk sebuah asosiassi/perkumpulan untuk memperjuangkan nasib kita agar kita tidak di pandang remeh, apalagi diperlakukan remeh….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>